Dialog Malin Kundang 4 Orang — Fixed

Apakah Anda memerlukan tentang kostum yang sesuai atau tips akting khusus untuk pemeran Malin agar terlihat lebih menjiwai perannya?

Langit seketika gelap. Badai besar menghantam kapal Malin yang megah.

(hesitating) Captain… her face. The scar on her hand from the fishing hook. I remember you told me about it when we were drunk one night. She is your—

(Tidak tega melihat, maju ke depan) "Hai, Malin Kundang! Kau terlalu sombong! Kau lupa daratan! Itu adalah Mande Rubayah, wanita yang tiap malam mendoakan keselamatanmu. Apa balas budimu ini?" dialog malin kundang 4 orang

(Bersimpuh dan menengadah ke langit) Ya Tuhan... Jika dia memang bukan anakku, maafkanlah dia. Tapi jika dia benar Malin Kundang anakku, maka hukumlah dia atas kedurhakaannya!

(Lampu perlahan meredup. Mande Rubayah duduk menemani patung Malin Kundang.)

(Menangis) Ini aku, Malin. Mande, ibumu. Lihat bekas luka di tanganmu ini, aku yang merawatmu dulu saat kau jatuh. Bagaimana kau bisa lupa? Apakah Anda memerlukan tentang kostum yang sesuai atau

"Ya, lihatlah baju indah yang dikenakannya. Dan lihat, ada wanita cantik di sampingnya. Pasti itu istrinya. Pergilah hampiri dia, Mande."

(Mendorong Mande) Pergi! Pengawal, usir pengemis ini dari kapalku! Kau mengotori baju mahalku dengan tangan kotormu! Babak 4: Kutukan (Suasana berubah mencekam. Suara guntur terdengar)

(Silence. Then the sound of stone cracking.) (hesitating) Captain… her face

(Gelisah) Ini hanya tempat singgah kecil untuk mengisi persediaan, Sayang. Kita tidak akan lama di sini. (Mande berlari mendekat dengan pakaian compang-camping) Mande: Malin? Itu kau, Nak? Malin! Akhirnya kau pulang! Babak 3: Penolakan

(Berteriak ketakutan) "Aduh, suamiku! Kenapa cuaca berubah tiba-tiba? Kakimu! Lihat kakimu!"